Fifty-Fifty Deal

solo-heritage-bakmi-pak-h-dul1-1170x780

I guess human really can adapt to just about anything

Selasa pagi yang agak mendung ketika notifikasi ponselku berbunyi. Aku sedang memakai sepatu bersiap ke kantor dengan mulut masih menggigit sandwich jadi dering itu kubiarkan saja. Baru ketika di halte menunggu bus, aku mengecek ponsel dan melemparnya lagi ke dalam tas begitu melihat pop up yang muncul.

 

“Dinner tonight? Please?”

 

Pesan itu kuabaikan hingga sore aku baru bisa duduk tenang setelah seharian penuh berlarian mengejar target. Ada lagi notifikasi masuk. Berdecak malas, aku membalas dengan ‘ya’ singkat, tanpa komentar apapun.

 

“Uh, sorry. Today’s hectic. Aku capek mau langsung pulang. Ganti besok. Kujemput langsung dari kantor.”

 

Aku beranjak dari mejaku setelah memastikan semua pekerjaan tersimpan dan tidak ada sampah berserakan. Kepulan asap dari kuah bakmi rebus favorit sudah terbayang di kepalaku. Siapa peduli dengan janji makan malam yang sudah sering batal?

 

That’s tolerable

It’s alright

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s